Bolak-balik ke
toilet itu yang sering aku lakukan untuk melihat seseorang yang aku kagumi.Baik
saat istirahat,bahkan pada saat mata pelajaran izin ke toilet hanya sekedar melihat dia dari jauh.
Hal itu yang sering aku lakukan setiap harinya.“Ara,kamu ngapain bolak-balik ke
toilet?” tanya bu Samsiah. “maaf bu saya lagi dapet jadi harus bolak-balik ke
toilet kayaknya ada gangguan nih bu.” Dalam
Batinku alasan yang paling bodoh dan gak
nyambung sama sekali yang pernah aku katakan,tapi syukurnya itu guru percaya
aja dan izinkan aku masuk kedalam kelas lagi setelah dipermalukan didepan kelas.
Kebetulan pada saat itu adalah pelajaran Kimia dan aku sudah hampir 3 kali
bolak-balik ke toilet untuk melihat seseorang yang lagi nongkrong dengan
teman-temannya didepan kelas.
“Teeet..teet.teeet...”
bel tanda isitirahat
“Alasan paling
gila banget sih yang kamu ngomong tuh,ra?”(pertanyaan
Nisa yang tiba-tiba muncul dihadapanku
saat aku memasuki buku kedalam tas.).“ hehe,aku juga bingung banget mau
alasan apa lagi aku sama itu guru,nanti dia kira aku kelainan lagi bolak-balik
toilet.”aku tertawa konyol dihadapan sahabatku itu. Saat aku mau keluar dari
kelas tiba-tiba dia lewat didepan kelasku dan pada saat itu mata kami berdua
saling menatap satu sama lain,namun hanya sebentar lalu mengalihkan pandangan kami
masing-masing. Seketika aku menjadi
salah tingkah dan langsung pergi ketempat duduk ku. Pada saat itu perut yang
sudah keroncongan seketika penuh.”Ciee,Tiara kakakmu lewat tuh.” Tiba-tiba Nia
meledekku dan aku hanya tersenyum sumringah dan entah apa yang aku senyumkan
apakah kejadian 5 detik yang lalu.
***
Sesampai dirumah,aku selalu
memikirkan kejadian didepan kelas yang langka. Entah apa yang buat aku bahagia
padahal itu mungkin saja kebetulan atau apalah namanya itu yang sudah buat aku
gede rasa sampai malam ini. Apa rasa ini sudah gak terkontrol lagi dan aku
berpikir sejenak mengkagumi seorang yang gak bakalan pernah tau ada seseorang
mengkagumi dia selama ini.Terlintas dipikiran aku ingin memulai duluan mencoba
kenal dengan seseorang yang aku pandangi tiap hari saat istirahat,pas lagi
bersama teman-temanya padahal jarak antar kelas kami yah bisa dibilang gak
lumayan jauh namun tapi masa iyah aku yang mulai,Ah entahlah biarlah aku kagumi
dia sampai dia lulus dari sekolah. Aku memejamkan mata ini dan terlebih dulu
ritual tidur adalah menghayal sampai tertidur.zzz..zzz..zzz..
Huaaa,ternyata
sudah pagi. Segeralah aku mandi dan sebagainya dan akhirnya berangkat sekolah. ketika
aku sampai depan pagar sekolah tanpa sengaja aku berdampingan dengan dia menuju
parkiran sekolah. Seketika jadi salah tingkah dan rasanya ingin parkir motor
berdampingan dengan dia,dan ternyata, “Tiara kan?” dia tiba-tiba bertanya.
“Iyah,kak?” jawaban yang datar dan gak berani tatap matanya. Dia langsung
memindahkan motorku disamping motornya .”Kamu kalau parkir motor disitu pasti
bakalan lama kamu pulang sekolah karna susah keluar.” Aku bengong melihat dia
berbicara seperti tadi padahal kami tidak pernah saling kenal satu sama lain. Aku
hanya mengganguk sambil tersenyum. Sepanjang menuju kelas aku berdampingan sama
dia. Dia yang mulai percakapan yang sempat hening di parkiran mimpi apa semalem
bisa berjalan bareng disamping orang yang aku kagumi.
“Rencana mau
kuliah dimana nanti dek ?” tanya tiba-tiba.
(Adek,sejak kapan dia panggil aku adek oh
tuhan !). “Insyah allah rencananya mau di Malang kak,Brawijaya.”
“Wih boleh
juga,bakalan ketemu dong disana nanti,hehehe.” Jawabnya spontan. Dan demi tuhan
melihat dia senyum kecil dari dekat ngerasa senang banget. Sambil menggaruk kepalaku “ehehe,iya insya allah disana
kak.ngomong-ngompng mau ambil jurusan apa kak?” menayakan hal yang sama dia
sambil mengarah naik tangga sekolah.
“Aku mau ambil
jurusan Kedokteran,spesialis gigi.” Jawabnya dengan pastinya ada senyumanya.
“Wih bakal jadi
pak dokter dong nanti,boleh periksa gigi secara gratis kan? Jawabku sambil
bercanda
“Boleh dong,pokoknya
gratis deh buat kamu. kamu ambil jurusan apa? ” Jawabnya masih tetap memberi
senyumnya.
“Aku mau ambil
Ilmu sosial kak,.” Jawabku
“Kok sosial,kan
kamu ipa ?” jawabnya
“Gak apa kak
tertarik aja sama sosial kayaknya seru,bosan kalau harus ketemu rumus terus
hehehe,jawabku sambil tertawa kecil.”
“Ada-ada aja
kamu,kamu lucu juga yah ternyata.” jawabnya
Aku hanya
tersenyum mendengar dia berkata seperti itu .Kami berpisah pas memasuki kelas
masing-masing. Tiba-tiba dia menghamburkan rambutku dan berkata “Selamat
belajar Tiara,semangatnya yah jangan males.” lalu dia masuk kelas. Astaga
secepat itu kah aku dekat dengan dia. Kerasa kami sudah saling kenal. Padahal
baru sekitar berapa menit yang lalu ngobrol bareng. Saat aku mau masuk ke kelas
aku terpeleset didepan kelas dan tersiram oleh air pel temanku dan ternyataa..
Gyuurr
...
“Tiara,kamu gak
sekolah? Dari tadi mama bangunkan kamu tapi gak mau bangun,cepat mandi !” kata
mama yang sudah marah-marah dihadapanku
Aku masih
bengong dengan keadaan basah kuyup disiram air pagi-pagi.Mengingat mimpi yang
keliatan nyata tapi sebenarnya mimpi. Sial,aku kira beneran ternyata cuman
mimpi. Sambil berjalan ke kamar mandi aku masih memikirkan mimpi aneh itu yang keliatan
benaran nyata banget. Tapi apalah itu hanya mimpi yang penting sekarang aku
sudah telat kesekolah.
***
“PAK !!! jangan
ditutup gerbangnya.” Teriaku karana sudah telat 10 menit yang lalu
“Kenapa bisa
telat Ara,cepat lah masuk bel sudah bunyi dari 5 menit lalu.” Tanya satpam
“Kesiangaan
pak,tapi makasih yah pak sudah diboehin masuk tambah ganteng loh pak nanti,hehehe.”
Aku tertawa kecil sambil langsung kearah parkiran untuk parkir motor. Entah apa
yang aku liat,aku ngeliat seseorang yang semalaman ada dimimpiku lagi parkir
motor. Seketika salting jadi bingung mau taruh motor dimana karna sudah penuh
banget. Dia ngeliat kearahku yang bingung cari tempat parkiran dan tiba-tiba
dia menghampiriku.
“Sini motornya
aku parkirkan,bingung amat keliatanya.” Tiba-tiba dia berbicara sama aku
langsung menyurhku turun dan dia parkirkan motorku di sampingnya. Oh tuhan,apa
ini masih mimpi ku yang berlanjut yang belum terselesaikan. Bengong melihat dia
dan ini aku yakin bukan mimpi lagi,lalu aku mencubit pipiku “Aw” aku menjerit
kesakitan. “Kamu kenapa ?” tanyanya tiba-tiba. “Gak papa kak,ngomong-ngomong
makasih yah sudah parkirkan.” Jawabku. “Iyah,sama-sama kasian juga ngeliat kamu
bingung gak bisa parkir,lain kali jangan telat.” Jawabnya. Astaga ternyata dia
kasihan liat aku,memang gak salah aku
kagum sama kakak kelas yang baik macam dia. “Kamu Tiara kan?” tanyanya
tiba-tiba. Aku mengangguk,” Iyah kak,kakak ini kak ?” jawabku terbata. “Aku Reza salam kenal,duluan
yah ke kelas.”
Aku masih
berdiri sambil terdiam melihat dia lari menuju kelas dan masih gak percaya bisa
ngobrol langsung dan dia sudah tau namaku duluan. Oh Tuhan,sambil berjalan
menuju kelas aku tersenyum tersendiri dan gak sadar kalau jam pertama
adalah matematika pak Syukur yang super
galak. Aku pun langsung lari kekelas dan ternyata mata pelajaran itu kosong dan
hanya diberi tugas. Syukur..
Sebenarnya aku ingin
menceritakan mimpi semalam dan kejadian tadi pagi sama Nisa dan Nia tapi
rasanya biar aku simpan dulu belakangan aja ceritanya biar surprise. Aku
tersenyum sendiri dikelas mengingat mimpi tadi malam dan kejadian barusan. Rasanya
indah banget dan gak bakalan aku lupain selama sekolah di SMA. Dua sahabat ku
bingung melihatku.”Tiara kamu kenapa ? dari pas datang sudah senang banget.”
Tanya Nia. “Aku senang banget ni,senang banget banget banget,hehehe” jawabku
sambil senyum sendiri. Tiba-tiba celetukan Nisa terdengar. “Dasar alay,paling
kamu lagi dapat uang jajan lebih dari
masmu.” Celetukanya. “eh ini lebih dari uang jajan,coklat silverqueen atau
apalah namanya ini lebih indah.”
Tiba-tiba dua sahabatku berkata “yalah kamulah segalanya.” Aku hanya
bisa memanyunkan bibirku kepada 2 saudara kembar aneh itu. Saat aku keluar
kelas. Dia lewat didepanku dan seketika
mata kami menatap secara bersama untuk kedua kalinya namun kali ini agak lama dan
dia memberi senyum ke arahku, spontan aku membalas senyumannya . Kejadian yang
indah banget hari ini, tapi sayang pas pulang sekolah aku gak bisa melihat dia
lagi karena kelas 12 pada saat itu bimbel jadi terpaksa aku hanya melihat
motornya diparkiran. Tapi tak apa,Selamat
belajar kak (batinku) lalu meninggalkan sekolah.
***
Uh,cape juga kerjain ini tugas
sudah sampai jam 21.00 baru sampai sini. Karna bosan aku mengambil laptop lalu
internetan. Ketika aku membuka socmed aku ngeliat kak Reza muncul di timline ku
karna salah satu temanku meretweet statusnya. Entah apa yang ku pikirkan aku
langsung membuka profile dan memfollowny lalu mention “follback yah kak,makasih :)” . Gak berselang lama aku langsung
mendapat balasan dari dia “done yah
dek,makasih juga :)” . Lalu kami bercakap-cakap sampai larut malam. Dia
menayakan hal-hal yang menarik,dan seru ngobrol dengan dia meski hanya lewat
dunia maya. Kami pun mengakhiri percakapan di timeline. Saat pecakapan itu
berakhir aku belum bisa tidur dan aku berkata benar aku mulai jatuh cinta sama
dia. Karna gak bisa tidur aku membuka socmed lainya dan aku melihat dia lagi dihalamanku.
Saat aku membuka profilenya dia membuat sebuah catatan yang baru dibuat 15
menit yang lalu. Ketika aku membuka dan melihat isinya,
“Hari ini aku untuk pertama kalinya aku
mengenalnya secara dekat. Sejak aku tau dia 2 bulan yang lalu Meski aku gugup
setengah mati dan salah tingkah
sehingga meninggalkannya sendiri
diparkiran sekolah. Sebenarnya aku pengen kenal lebih sama dia. Tapi buat kenal
dengan dia rasanya berat dan sulit banget. Cukup aku bisa melihat senyumanya
dari kelasku. Ketika dia bercanda dengan teman-temanya, ketika ia membeli
makanan dikantin,saat berpapasan,melihat dia makan sosis dengan hampir penuh
dimulutnya dan masih banyak lagi. Hari ini entah kenapa aku bisa memberikan
senyumku sama dia,tapi anehnya aku gak merasa canggung dan malu ketika dia
membalas senyumku. Aku merasa ada yang aneh sejak awal, aku sudah punya rasa
ingin kenal lebih dalam. Aku diam-diam cari tau tentang dia, dan pada akhirnya
untuk pertama kalinya aku dan dia bertemu diparkiran sekolah saat aku lagi
duduk diatas motor,lalu dia datang bersama temanya untuk pulang. Matanya
menatap kearahku tapi aku mengalihkan pandangan agar gak ketahuan kalau aku
juga sedang memperhatikanya. Dari situ aku ingin mengenalnya lebih lagi. Dan
hari ini aku berani berbicara dengannya dan aku rasa kini aku jatuh cinta dengannya.”
Gubrraak !!! jadi selama ini dia
sudah tau aku sejak 2 bulan lalu dan intinya kami berdua saling mengagumi secara
diam.Patutlah dia tau tentang aku sampai alamat rumahku. Astaga sejak kapan dan
kenapa baru sekarang aku tau kalau seseorang yang aku kagumi juga mengkagumi
aku. Seketika aku menglogout dari sosmed itu namun karna aku masih kurang
percaya akhirnya aku membuka profilenya,ketika aku melihat catatan yang aku
baca sekitar 5 menit yang lalu kini sudah
tidak ada lagi di berandanya dan hanya sebuah status bertuliskan sebuah
kata “Selamat malam buat seseorang yang ada
diparkiran tadi pagi.” Parkiran? Dan iyah itu aku,Oh tuhan !”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar